Asahan, AkselNews.com – Wakil Bupati Asahan, Rianto membuka Talk Show Edukatif Jilid II bertema “Pemuda Bersatu Melawan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak” yang digelar di Aula Kantor Camat Sei Dadap, Selasa (13/10/2026).
Ketua Umum BAPAM, Bagus Fadillah Putra, dalam berbagainya menyampaikan bahwa pemuda dan mahasiswa merupakan kelompok intelektual yang memiliki peran strategis sebagai agen perubahan atau agen perubahan dalam pembangunan bangsa dan daerah.
Menurutnya, pemuda tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademis, tetapi juga harus mampu menjalankan fungsi kontrol sosial, menyampaikan gagasan kritis dan konstruktif, serta menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat.
“Sebagai pemuda dan mahasiswa, kita harus mampu memberikan ide dan pemikiran kritis untuk membangun Kabupaten Asahan. Kita juga harus menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Sei Dadap, Syamsul, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Talk Show Edukatif Jilid II. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam upaya perlindungan perempuan dan anak.
“Kami mendukung kegiatan ini dan siap berpartisipasi dalam program-program BAPAM, khususnya yang berkaitan dengan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ungkapnya.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Asahan, Rianto menyampaikan apresiasi dan rasa bangga terhadap inisiatif mahasiswa yang menunjukkan kepedulian melalui gerakan positif untuk melindungi perempuan dan anak.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda merupakan kekuatan penting dalam membangun kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat upaya pencegahan kekerasan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
“Saya bangga melihat gerakan adik-adik pelajar yang mengambil bagian dalam melawan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ini merupakan bentuk kepedulian nyata yang patut kita apresiasi dan dukung bersama,” ujar Rianto.
Rianto berharap Kabupaten Asahan ke depan dapat semakin berkembang menjadi Kabupaten Layak Anak serta daerah yang aman dan ramah bagi perempuan. Untuk mewujudkan harapan tersebut, diperlukan komitmen bersama antara pemerintah, organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat.
Rianto memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAPAM yang telah menunjukkan kontribusi positif melalui kegiatan edukatif dan gerakan sosial. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan mendukung keterlibatan pemuda dalam berbagai upaya perlindungan terhadap kelompok rentan.
“Mari kita berkolaborasi dan memperkuat sinergi dalam melawan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pemerintah Kabupaten Asahan mengucapkan terima kasih atas kontribusi BAPAM. Kami mendukung langkah positif ini karena tujuan yang jelas, yaitu melindungi perempuan dan anak di Kabupaten Asahan,” pungkasnya. (Akbar)

