Kamis, September 3

Wakil Bupati Asahan Buka Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Asahan, AkselNews.com – Wakil Bupati Asahan, Rianto, membuka Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Asahan Tahun 2026 yang digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (12/08/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Wakil Bupati Asahan, Kasdim 0208/Asahan, Kepala BPN Kabupaten Asahan, OPD, serta tamu undangan lainnya.

Kepala BPN Kabupaten Asahan, Pangihutan Manurung, dalam berbagai acaranya menyampaikan bahwa Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria dilaksanakan sebagai upaya mengoordinasikan penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah agar lebih berkeadilan.

Selain itu, kegiatan tersebut jug a bertujuan mendukung penyelesaian penyelesaian dan konflik agraria sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Wakil Bupati Asahan Dukung Penanaman Jagung Ketahanan Pangan Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku Asahan

“Tujuan dilaksanakan Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria ini untuk mengoordinasikan penataan kembali struktur penguasaan, kepemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan, serta menyelesaikan penyelesaian dan konflik agraria demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Pangihutan.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan, Rianto mengatakan bahwa pelaksanaan Gugus Tugas Reforma Agraria merupakan bagian dari upaya mewujudkan cita-cita reforma agraria, khususnya dalam mengurangi ketimpangan pemilikan tanah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Bupati Asahan Respon Langsung Aspirasi Masyarakat Kecamatan Bandar Pulau

Menurutnya Rianto, kegiatan tersebut juga menjadi simbol sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Asahan, BPN, serta seluruh pihak yang tergabung dalam Gugus Tugas Reforma Agraria.

“Kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria ini dilaksanakan untuk mewujudkan cita-cita reforma agraria dalam upaya mengurangi ketimpangan kepemilikan tanah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta sebagai simbol sinergi dan kolaborasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, rapat tersebut menjadi momentum penting untuk mewujudkan penataan agraria yang berkeadilan dan pada akhirnya dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat.

Baca Juga:  Kabupaten Asahan Tampilkan Kekayaan Seni, Budaya dan UMKM Pada PRSU ke-50

Rianto berharap pelaksanaan Reforma Agraria di Kabupaten Asahan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menghasilkan berbagai produk dan kesepakatan yang jelas serta dapat menjadi arah terlaksananya program Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Asahan sepanjang tahun 2026.

“Saya berharap kegiatan Reforma Agraria ini bukan sekedar acara seremonial belaka, namun dapat menghasilkan produk yang nanti kita sepakati bersama, yang dapat menjadi arah kegiatan Tim Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Asahan di tahun 2026 ini,” pungkasnya. (Akbar)

Share.

About Author

Leave A Reply