Rabu, September 23

Resmi, Calon Jamaah Haji Indonesia Berangkat Tahun Ini

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Jakarta, AkselNews.com – Kabar gembira bagi Jamaah Haji Indonesia, karena tahun ini Kerajaan Arab Saudi telah memperbolehkan calon Jamaah Haji asal Indonesia untuk menjalankan ibadah haji ke tanah suci Mekkah.

Kepastian itu, didapat setelah Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, mengumumkan secara langsung, pada Sabtu (09/04/2022), jika penyelenggaraan haji 1443 H dengan total jemaah mencapai 1 juta orang. Pengumuman tersebut diterbitkan melalui surat.

Indonesia sendiri masih belum diketahui secara pasti berapa jamaah yang diperbolehkan berangkat. Nantinya aka nada pemberitahuan lebih lanjut lagi dari Kerajaan Arab Saudi. Tapi, kabar ini tentunya disambut baik Pemerintah Indonesia.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan rasa syukur atas adanya kepastian keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun ini.

“Syukur alhamdulillah, jemaah haji Indonesia bisa berangkat tahun ini. Ini kabar yang sangat ditunggu jemaah haji di tanah air,” ujar Menag, di Jakarta, dikutif dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI, Sabtu (09/04/2022).

Dalam dua tahun terakhir, jamaah haji batal berangkat melakukan ibadah haji karena pandemi Covid-19 masih tinggi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kerajaan Saudi yang memberi kesempatan tahun ini bagi jemaah Indonesia untuk memenuhi panggilan beribadah haji,” tuturnya.

Indonesia tentunya siap mengikuti aturan dari Kerajaan Arab Saudi. Termasuk berapa kuota yang nantinya diterima.

“Kita akan optimalkan berapapun kuota nanti yang diberikan untuk Indonesia. Bahkan, kalau bisa kita akan upayakan agar Indonesia bisa mendapat tambahan, misalnya dari kuota negara lain yang tidak terserap. Kita siap dan akan lakukan persiapan sebaik mungkin untuk memastikan jemaah terlayani dengan baik,” ujarnya.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama (Kemenag), Hilman Latief, menambahkan, kepastian adanya keberangkatan jemaah dari luar Saudi ini telah membuka seluruh simpul persiapan penyelenggaraan yang selama ini terus dilakukan pihaknya.

“Ini kabar gembira. Kepastian adanya kuota ini akan segara kami tindaklanjuti dengan finalisasi sejumlah langkah taktis yang telah dilakukan. Persiapan layanan, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, akan segera difinalkan,” ujar Hilman.

Pihaknya akan bekerja cepat dalam merampungkan persiapan, termasuk yang terkait dengan teknis pemilihan jemaah berhak berangkat sesuai ketentuan Arab Saudi dan pembinaan manasik bagi mereka.

“Kita akan bergerak cepat untuk melakukan persiapan. Biaya haji juga akan segera kita finalisasi dengan Komisi VIII DPR,” ujar Hilman.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi dalam surat pengumumannya menyebutkan bahwa haji tahun ini akan dilakukan dengan ketentuan: pertama, haji tahun ini terbuka untuk mereka yang berusia di bawah 65 tahun dan telah menerima vaksinasi lengkap Covid-19 yang disetujui Kementerian Kesehatan Saudi dan kedua, jemaah yang berasal dari luar Kerajaan wajib menyerahkan hasil tes PCR negatif Covid-19 yang dilakukan dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan ke Arab Saudi. (dil)

Share.

About Author

Leave A Reply