Minggu, Oktober 25

Masih 24 Persen Calon Jamaah Haji Belum Vaksinasi Dosis Lengkap

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Jakarta, AkselNews.com – Dalam persiapan keberangkatan Calon jamaah haji, ternyata baru 76 persen yang menjalani vaksinasi Covid-19 dosis lengkap. Itu artinya 24 persen jamaah lagi sebaiknya harus segera melengkapi vaksinasi minimal dosisi kedua.

 “Per hari ini baru 76 persen yang sudah dosis lengkap. Artinya, baru 76 persen jemaah yang bisa berangkat ke tanah suci,” ujar Kepala Pusat Kesehatan Haji, Kemenkes, Budi Sylvana, saat Pembukaan Bimbingan Teknis Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH), di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, dikutif dari Sekretariat Kabinet RI, Selasa (17/05/2022).

Vaksinasi ini tidak bisa dianggap remeh, karena itu menjadi salah satu syarat utama dari Arab Saudi untuk memberangkatkan jemaah haji.

“Menjadi tugas kita sama-sama untuk menyakinkan jemaah untuk sesegera mungkin melengkapi vaksinasi dosis lengkap sesuai yang dipersayaratkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan, persiapan terus dilakukan jelang penyelenggaraan ibadah haji 1443 Hijriah/2022 Masehi.

“Persiapan itu, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan kembali ke tanah air,” ucap Menag usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/05/2022).

Tentunya juga terkait semua persyatan, tak terkecuali soal vaksin Covid-19 minimal dosis kedua.

“Ini kita sudah usahakan terus, ikhtiarkan agar seluruh jemaah haji, calon jemaah haji yang berangkat ke Saudi nanti sudah tervaksin selama sebanyak dua atau vaksin lengkap,” ucap Menag.

Selain itu, Yaqut mengatakan bahwa syarat yang wajib dipenuhi adalah mengenai batasan usia calon jemaah haji. Menteri Agama menyebut, batasan usia calon jemaah haji adalah maksimal berusia 65 tahun.

“Pemerintah Saudi juga memberikan batasan usia di bawah 65 tahun dan ini kami pemerintah sudah tegas akan menjalankan ini karena kalau tidak, kalau lebih dari 65 tahun sistem mereka akan menolak jadi pembatasan 65 tahun ini syarat yang ditentukan oleh Pemerintah Kerajaan Saudi,” tutur Menag. (dil)

Share.

About Author

Leave A Reply