Palembang, Akselnews.com –Sriwijaya FC terpaksa harus berbagi poin usai ditahan imbang dengan skor 2-2 oleh Semen Padang di kandang sendiri, pada Senin (5/9/2022) sore di Lapangan Atletik JSC.
Hasil Draw ini menambah rekor Semen Padang yang beberapa musim belum pernah mencicipi kemenangan saat berhadapan dengan pasukan Laskar Wong Kito.
Tercatat ini merupakan hasil draw ke-8 dari total 23 bersua dengan Semen Padang sejak 21 Mei 2005 silam, Sebelumnya pada 11 Agustus 2017, Sriwjjaya FC juga bermain imbang dengan skornya 0-0.
Pelatih Sriwijaya FC Liestiadi mengungkapkan penyebab anak asuhnya tersebut gagal meraup poin penuh, lantaran kalah disiplin sehingga kecolongan di babak pertama.
“Strategi mereka di awal permainan memang baik dan di sepertiga waktu babak pertama mereka menerapkan permainan tempo cepat dan melakukan longpast,” ujarnya, Selasa (6/9/2022).
Selain itu juru taktik asal Medan ini juga mengakui bahwa tim berjuluk Kabau Sirah ini mampu membaca karateristik permainan anak asuhnya tersebut, terlebih beberapa pemain diketahui pernah berkostum Semen Padang.
“Mereka juga sudah tahu karakter pemain kita seperti Yu Hyun Ko, karena dia mantan pemain sana, dan pelatihnya juga sama. Ditambah Yu sudah berumur dan mereka memanfaatkan itu,”lanjutnya.
Kendati kecewa dengan hasil yang didapatkan Skuad Laskar Wong Kito, namun ia tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya dilapangan.
“Secara permainan di babak kedua saya puas. Tetapi secara hasil saya kecewa, sebab kita dikandang, seharusnya kita bisa menang dan memaksimalkan 3 poin.
Tetapi perjuangan anak-anak dan jiwa petarung mereka yang tidak mau memalukan Sriwijaya FC di kandang sendiri sangat saya apresiasi,”tuturnya.
Sementara itu meski tak lagi jadi pemuncak klasemen grup A lantaran diambil alih oleh Karo United yang mengoleksi 6 poin, namun Sriwijaya FC masih lega lantaran berada di posisi Runner up.
Bahkan untuk menebus kemenangan yang tertunda, Liestiadi bertekad akan menyapu bersih di dua laga away mendatang.
“Tim sumut yang akan kita lawan yaitu PSMS Medan dan PSDS saya yakin kita bisa meraih poin. Minimal kita imbang, tapi saya yakin kita bisa dapet 3 poin. Kita tidak takabur, kita kondisikan semua pemain,”tegas pelatih Kelahiran Medan 14 Oktober 1968 itu. (Nis)

