Senin, September 28

Bupati Asahan Sambut Ketua Tim Komisi VII DPR RI bersama Gubernur Sumut Kunjungan Paviliun di PRSU 2026

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Asahan, AkselNews.com – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin sambut kedatangan Ketua Tim Komisi VII DPR RI, Dr. Evita Nursanty, bersama rombongan dan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, mengunjungi Paviliun Kabupaten Asahan pada ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 di Area PRSU. Jumat (10/7/2026).

PRSU 2026 merupakan ajang budaya dan ekonomi kreatif terbesar di Sumatera Utara yang mengusung tema “Harmoni Emas dengan Semangat Kolaborasi Tradisi, Bangkitkan Inspirasi.”

Kegiatan yang berlangsung pada 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 ini menghadirkan pameran UMKM, hiburan, pentas seni budaya, serta kolaborasi dengan para pelaku industri kreatif dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Baca Juga:  Wakil Bupati Asahan Buka Program Pemagangan Nasional 2026 dan Pelatihan Produktivitas UMKM

Saat mengunjungi Paviliun Kabupaten Asahan, Dr. Evita Nursanty bersama Gubernur Sumatera Utara meninjau berbagai produk unggulan UMKM yang dipamerkan, di antaranya Sepatu Bunut dan bibit kultur jaringan PT Hijau Surya Biotechindo.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, memaparkan berbagai potensi unggulan Kabupaten Asahan, termasuk perkembangan industri Sepatu Bunut yang telah menjadi salah satu ikon UMKM daerah.

Ketua Tim Komisi VII DPR RI mengapresiasi kualitas produk yang ditampilkan Kabupaten Asahan. Menurutnya, Sepatu Bunut memiliki desain yang menarik, jahitan yang rapi, kualitas yang baik, serta berpotensi menembus pasar yang lebih luas.

Sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal, Dr. Evita Nursanty juga membeli satu pasang Sepatu Bunut ukuran 38.

Baca Juga:  Bupati Asahan Buka Turnamen Bulutangkis Piala Bupati Asahan Semi Open 2026

Dr. Evita berharap Pemerintah Kabupaten Asahan terus memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, serta mendorong lahirnya inovasi yang dapat memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Taufik Zainal Abidin dalam sambutanya juga menjelaskan bahwa industri Sepatu Bunut merupakan industri rumahan yang telah berkembang sejak tahun 1998 dan berlokasi di sepanjang Jalan Lintas, Kelurahan Bunut dan Sidomukti, Kecamatan Kisaran Barat, sekitar 3,5 kilometer dari Kantor Bupati Asahan.

Produk ini memiliki beragam desain yang menarik dengan jahitan yang rapi, daya tahan yang kuat, serta harga yang terjangkau. Ciri khas Sepatu Bunut terletak pada modelnya yang tanpa tali, tanpa tumit, dan dikenal dengan model pansus, baik untuk pria maupun wanita.

Baca Juga:  Dukung Promosi Produk Unggulan Daerah TP PKK Asahan Kunjungi Paviliun di PRSU ke-50

Keunggulan lainnya terletak pada teknik pembuatannya yang berbeda dengan sepatu pada umumnya. Pada Sepatu Bunut, kulit dipasang dari bagian tapak ke atas, sedangkan pada sepatu biasa pemasangannya dilakukan sebaliknya.

Melalui keikutsertaan dalam PRSU 2026, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap produk-produk unggulan daerah semakin dikenal masyarakat luas, mampu memperluas pangsa pasar UMKM, serta mendorong peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Asahan. (Akbar)

Share.

About Author

Leave A Reply