Selasa, November 3

Pemerintah Kabupaten Asahan Peringati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Asahan, AkselNews.com – Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Asahan, Rabu (28/10/2026).

Upacara Peringatan ini di pimpin langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto dan diikuti oleh mewakili Kajari Asahan, mewakili Ketua PN Kisaran, mewakili Ketua PA Kisaran, mewakili Dandim 0208/Asahan, mewakili Danlanal TBA, mewakili Danyon 126/KC dan mewakili Kapolres Asahan.

Dalam pidato Bupati Asahan, Rianto, membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang menyampaikan bahwa 98 tahun silam, para pemuda Indonesia telah mengikrarkan janji yang menyatukan perbedaan, memperkuat perjuangan, dan meneguhkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa, yakni Indonesia.

Baca Juga:  Bupati Asahan Saksikan Pembukaan PRSU ke-50 Tahun 2026 yang di Resmikan Wakil Gubernur Sumut

Semangat tersebut, menurut pesan Menpora, harus terus hidup dan diwujudkan dalam karakter generasi penerus bangsa, bukan sekadar dikenang sebagai bagian dari sejarah.

“Kemajuan sejati dimulai dari manusia, dari karakter, dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak menyerah, dan dari kepedulian terhadap sesama,” ujar Rianto.

Pidato tersebut menegaskan bahwa pembangunan Indonesia tidak cukup hanya ditandai dengan gedung-gedung megah, teknologi canggih, atau kekayaan yang melimpah. Kemajuan yang sesungguhnya harus ditopang oleh sumber daya manusia yang berkarakter, memiliki semangat pengabdian, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Baca Juga:  TP PKK Asahan Ikuti Evaluasi Lima Kategori Lomba Tingkat Provinsi Sumatera Utara

Untuk itu, generasi muda diharapkan memiliki tiga karakter utama, yakni patriotik, gigih, dan berempati. Patriotik berarti mencintai Indonesia melalui pengabdian dan tindakan nyata. Gigih berarti tidak menyerah menghadapi kesulitan maupun kegagalan. Sementara berempati berarti memiliki kepedulian terhadap sesama dan tidak peduli ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

“Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa hati nurani akan kehilangan keturunan. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sebenarnya,” pungkasnya.

Baca Juga:  Bupati Asahan Lepas Kontingen Sepak Bola Piala Soeratin U-13 dan U-15

Pemuda dituntut untuk membuktikan kecintaannya kepada bangsa melalui karya, prestasi, integritas, serta kontribusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kepada para pemuda Indonesia, Menpora juga berpesan agar berani bermimpi setinggi langit, bekerja keras, dan menjadi pribadi yang kuat tanpa kehilangan kelembutan hati.

Generasi muda harus berani memimpin, tetapi juga siap mengabdi serta mampu berdiri tegak membela bangsa sambil mengulurkan tangan kepada sesama.

“Jadikanlah setiap ilmu, setiap karya, dan setiap pengorbanan sebagai bukti cinta kita kepada Indonesia,”tutupnya. (Akbar)

Share.

About Author

Leave A Reply